4 Penyebab AC Floor Standing Inverter Masih Mati Setelah Service

No ratings yet.

AC memang membutuhkan cara perawatan yang unik dan wajib dikenali penyebab utama mengapa bisa mati. Salah satu jenis AC yang diminati adalah jenis AC floor standing inverter. AC ini merupakan jenis AC yang fleksibel sebab unit air conditioner ini mampu dipindah tempatkan sesuai kemauan penggunanya. Selain itu AC ini juga menghasilkan udara yang segar dan melimpah.

Inilah penyebab AC floor standing inverter masih mati setelah service

Berikut beberapa penyebab AC masih mati setelah di service sehingga Anda bisa tahu cara mengatasinya:

  1. AC masih kotor

Ternyata AC yang terlalu kotor akan mengurangi kemampuan untuk mendinginkan ruangan Anda. Hal ini terjadi karena beberapa kotoran dan debu menyumbat udara segar yang akan keluar dari AC tersebut. Jika ketika setelah diservice ternyata masih mati bisa jadi pembersihannya kurang dan membutuhkan pembersihan lebih dalam lagi. Beberapa kontraktor AC mengantisipasi hal ini dengan melakukan rutin service selama 3 bulan sekali. Rutin service juga akan menghemat pengeluaran Anda dari pada harus membeli sebuah AC yang baru karena tiba-tiba rusak.

  1. Tekanan pada freon yang kurang

Freon merupakan bahan pendingin yang digunakan pada mesin penyejuk udara dalam proses pendinginan. Jika tekanan pada freon ini kurang maka akan mengakibatkan AC tidak dingin. Tekanan yang kurang juga bisa diakibatkan oleh bocornya freon sehingga membutuhkan service atau menggantinya dengan yang baru. Freon yang bocor bisa diperbaharui namun harus mencari letak bocornya dimana. Alternatif lainnya adalah bisa membelinya langsung pada beberapa distributor AC dengan harga yang lebih terjangkau.

  1. Kerusakan pada sensor

Penyebab lain yang bisa terjadi adalah kerusakan sensor yang mengakibatkan AC  berkedip mati dan hidup atau eror. Teknisi pemula biasanya tidak sengaja meneteskan air pada sensor sehingga membuatnya rusak. Sensor yang tidak bekerja secara maksimal akan mempengaruhi kinerja AC menjadi terhambat atau bahkan mati. Hal yang bisa Anda lakukan adalah menggantinya sensor yang baru. Anda bisa membelinya di toko AC karena hampir semua toko menyediakannya.

  1. Kompresor tidak maksimal

Kompresor merupakan jiwanya mesin pendingin, jika kinerjanya sudah tidak optimal maka akan mengakibatkan kinerja AC tersebut juga menurun. Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya menurunkan kinerja kompresor ini yaitu ampere naik, kondensor kotor, kapasitor lemah, atau lamanya pemakaian AC. Kompresor yang bekerja tidak maksimal bisa diatasi dengan service ulang jika masih bisa diperbaiki namun jika tidak bisa maka Anda bisa menggantinya dengan yang baru.

Itulah beberapa penyebab AC floor standing inverter yang masih mati setelah dilakukan service. Jika Anda sudah tahu apa saja penyebabnya, maka bisa melakukan perbaikan sendiri ataupun pencegahannya.

 

Oleh: acwahana.com

Berikan Penilaian