Asal-usul dan Sejarah Perkembangan AC di Dunia

5/5 (1)

Kontraktor AC keberadaannya memang semakin menjamur dan semakin banyak. Hal ini dikarenakan kebutuhan pendingin ruangan oleh masyarakat juga semakin meningkat. Terlebih di Indonesia yang merupakan negara tropis sehingga cuacanya cenderung terik. Jika dahulu Air Conditioner atau AC hanya dapat ditemukan di hotel, penginapan atau kantor besar saja, kali Ac juga banyak diaplikasikan di perumahan.

Sejarah perkembangan AC di dunia

Namun tahukan Anda, jauh sebelum AC ditemukan dan kontraktor AC merajalela, orang-orang kuno memanfaatkan berbagai benda alami sebagai sumber dingin. Sebut saja pada masa lalu, manusia menyimpan bahan makanan mereka di dalam gua atau bebatuan yang berdinding dingin supaya lebih tahan lama. Tak hanya itu, orang Romawi dan Yunani jaman dahulu memanfaatkan bongkahan salju yang disimpan dalam gudang bawah tanah sebagai ruangan penyimpann bahan makanan.

Tidak disadari, sistem pendinginan atau refrigerasi telah ada jauh sebelum peradaban manusia modern lahir dan sebelum para distributor AC bermunculan seperti saat ini. Hingga akhirnya pada tahun 1834 merupakan tahun yang sangat bersejarah dalam dunia perkembangan refrigerasi. Saat itu seorang ilmuwan berkebangsaan Amerika yakni Jacob Perkins berhasil melahirkan mesin kompresi uap yang menerapkan prinsip refrigerasi dengan siklus tertutup. Siklus ini menggunakan sistem evaporasi dan kondensasi untuk mendinginkan fluida.

Setelah penemuan tersebut, terdapat banyak penemuan serupa lainnya yang menggunakan sistem refrigerasi. Hingga pada tahun 1861 seorang ilmuwan Inggris bernama Dr. Alexander Kira berhasil membuat mesin yang menghasilkan udara dingin. Mesin ini membutuhkan 1 pon batubara untuk menghasilkan 4 pon es. Keberhasilan ini membuat persaingan atas konsumsi es alami dan es buatan.

Jauh sebelum berbagai perusahaan kontraktor AC berdiri kokoh seperti saat ini, peranan air conditioner atau AC kebanyakan hanya diaplikasikan pada pembuatan roti atau film. Waktu itu AC masih menggunakan kapasitas pendinginan sekitar 450 ton. Pendingin ruangan atau AC pertama kali diaplikasikan di New York tepatnya di ‘Stick Exchange’. Pada waktu yang sama, AC juga sudah dipasang di sebuah teater yang berada di Jerman.

Setelah perang dunia pertama atau tepatnya pada tahun 1930 barulah dunia refrigerasi di Amerika Serikat memegang kendali dalam distribusi mesin pendingin yang tingkat perdagangannya melonjak tinggi. Jenis refrigerasi pada saat ini dibedakan menjadi empat yakni untuk rumah tangga, untuk industri, air conditioning serta untuk komersial. Bahkan pada tahun 1960, sudah dapat diperkirakan bahwa telah terdapat 60 juta penduduk yang terhubung dengan jaringan listrik dan 98% di antaranya sudah mengaplikasikan pendingin ruangan atau AC.

Sejak saat itulah perkembangan refrigerator dan air conditioner menjadi sangat pesat bahkan sampai ke Indonesia. Hal ini mmebuat semakin banyak distributor AC Indonesia yang menyediakan berbagai layanan. Bahkan air conditioning serta sistem refrigerasi juga sangat diperlukan di dunia medis yang sangat berkaitan erat dengan instrumen pegobatan medis hingga obat serta zat yang membutuhkan perlakuan pengaturan suhu tertentu.

Dengan mengetahui asal usul AC di atas, diharapkan Anda mejadi lebih paham dan mengerti tentang sejarah perkembangannya. Dengan begitu, Anda dapat lebih menghargai dan menggunakan AC yang dipasang oleh kontraktor AC dengan lebih bijaksana.

oleh: acwahana.com

Berikan Penilaian