Cari Tahu Yuk Kenapa Isi Freon R32 AC Lebih Mahal

5/5 (1)

Distributor AC Indonesia jumlahnya saat ini semakin banyak. Hal ini sejalan dengan jumlah pengguna  Air Conditioner atau AC yang juga semakin meningkat. Namun belum lama ini banyak konsumen AC yang mengeluhkan perbedaan Freon di dalam satu unit pendingin ruangan. Namun setelah ditelusuri memang sudah menjadi trend-nya berbagai merk atau tipe pendingin udara menerapkan jenis Freon yang berbeda untuk kinerja yang lebih maksimal.

Freon R32 banyak tersedia di gerai distributor AC dan lebih mahal

Banyak sekali jenis Freon yang diaplikasikan oleh produsen AC untuk memaksimalkan kinerja produk mereka. Sejak kemunculannya, Air Conditioner atau yang lebih dikenal denan singkatannya AC memang sudah sangat familiar dengan Freon sebagai salah satu komponen penting. Kontraktor AC sebagai penyedia produk hingga jasa instalasi serta perawatan AC juga menyediakan berbagai jenis Freon sesuai kebutuhan. Beberapa jenis Freon yang banyak diaplikasikan pada mesin pendingin ruangan antara lain tipe R410A, R22, R32 dan masih banyak lagi.

Namun di antara berbagai jenis atau tipe Freon yang disematkan pada berbagai merk pendingin ruangan, terdapat satu jenis Freon yang didapuk menjadi Freon yang paling mahal. Freon tersebut ialah tipe R32. Bukan tanpa alasan, tingginya harga tipe Freon ini juga dibarengi dengan kinerjanya yang berkualitas. Kini semakin banyak distributor AC yang menjelaskan tentang keunggulan tipe Freon tersebut.

Alasan yang mendasari mengapa Freon tipe R32 menjadi jenis Freon dengan bandrol harga tinggi sebenarnya bukan semata-mata harga dari produknya sendiri yang tergolong tinggi. Freon R32 jatuhnya menjadi lebih mahal karena proses instalasi atau pemasangannya membutuhkan dukungan beberapa komponen dengan mutu tinggi. Proses instalasi AC dengan Freon jenis ini juga membutuhkan waktu yang cenderung lebih lama.

Dari sekian keunggulan Freon R32, ternyata ada satu kelemahan yang berpengaruh terhadap biaya dan lama waktu proses instalasinya. Kelemahan Freon R32 adalah mudah terbakar. Namun jangan khawatir, kondisi ini tidak sampai menimbulkan Freon meledak atau ikut hangus terbakar. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Pihak perusahaan kontraktor AC yang sudah profesional dan berpengalaman pasti tahu jawabannya. Freon yang mudah terbakar disebabkan oleh tekanan gas yang terkandung di dalam Freon tip2 R32 jauh lebih tinggi dibanding tipe lainnya.

Akan tetapi jangan cemas, masalah ini dapat diatasi dengan pemilihan jenis pipa yang tepat untuk diaplikasikan. Pipa yang tepat dan baik untuk digunakan untuk pendingin ruangan berfreon R32 adalah pipa yang memiliki ketebalan minimal 0.6 milimeter. Hal ini harusnya sudah dimengerti dan dikuasai oleh para teknisi yang didapuk untuk melakukan proses instalasi AC yang dimiliki kontraktor AC terpercaya.

Pemilihan jenis pipa minimal 0.6 mm akan tahan dengan tekanan gas yang tinggi sekalipun. Sedangkan pipa dengan ketebalan yang kurang dari 0.6 mm hanya akan tahan 2 hingga 3 bulan saja dan akan cepat mengalami kebocoran halus. Pipa ukuran tersebut juga akan membuat kompresor menjadi cepat habis.

Karena ada banyak kemungkinan yang bisa terjadi ketika mengaplikasikan Freon R32 pada pendingin ruangan, maka sebaiknya pemasangannya dibarengi dengan penggunaan pipa dengan tebal minimal 0.6 mm seperti yang dijelaskan di atas. Hal ini tentunya juga sudah dipahami pihak distributor AC Indonesia terpercaya dalam memberikan pelayanan yang prima dan maksimal pada konsumennya.

oleh: acwahana.com

Berikan Penilaian