Daftar 3 Jenis HVAC Mesin Pendingin

No ratings yet.

Ada banyak sekali kajian ilmu mesin yang dipelajari di bangku sekolah salah satunya jenis HVAC. Yang dimaksud dengan HVAC adalah sistem pengondisian udara yang banyak digunakan untuk setting suhu di industri pangan, kimia hingga farmasi. Selengkapnya mengenai jenis sistem HVAC silakan Anda simak di bawah ini:

Daftar jenis HVAC mesin pendingin

  1. Sistem Ekstraksi/ Exhaust

Udara yang dihasilkan oleh mesin pendingin diatur sedemikian rupa sebelum didistribusikan keluar mesin. Sistem ekstraksi memiliki peranan penting dan tanggung jawab penuh dalam filter udara.

Tanpa sistem ekstraksi, udara yang keluar dan berhembus ke ruangan akan tercemar oleh debu maupun partikel berbahaya. Hal yang sangat dihindari terutama oleh industri makanan dan obat-obatan. Karena dikhawatirkan bisa mempengaruhi bahkan mengubah kualitas produk.

Sistem ekstraksi memastikan dengan seksama jika udara berada dalam kondisi bersih dan segar sebelum ditransfer ke ruangan. Tipe HVAC ini paling dibutuhkan oleh industri. Jarang ada industri pangan dan obat-obatan yang memilih AC tanpa instalasi sistem ekstraksi.

  1. Mixing Air

Salah satu sistem penyejuk udara yang banyak ditemui di gedung bertingkat adalah sistem mixing atau kombinasi. Di mana udara yang telah didistribusikan ke ruangan akan disirkulasi lagi. Sistem mixing box yang terdapat pada perangkat ini memungkinkan terjadinya pencampuran antara fresh air dengan return air.

Kedua jenis udara tersebut akan tercampur di dalam mesin dan dikelola sedemikian rupa, kemudian dialirkan kembali ke ruangan. Mixing air bekerja secara konstan tanpa henti hingga perangkat AC dimatikan.

Walau udara yang digunakan adalah udara mixing, kebersihan udara tidak perlu diragukan. Karena udara yang ditransfer keluar hanya udara bersih yang telah difilter sedemikian rupa.

  1. Full Fresh Air

Apa itu HVAC dan dua jenis sistemnya telah disebutkan di atas. Sistem terakhir yang tidak kalah penting adalah full fresh air. Cara kerja full fresh air bertolak belakang dengan mixing air. Mengapa?

Karena sistem ini menggunakan 100% fresh air, tidak melakukan mixing sama sekali. Udara segar dikelola di dalam mesin kemudian dialirkan ke seluruh ruangan. Proses sirkulasi yang terjadi pada mixing air tidak dilakukan pada sistem ini.

Jika mixing air sangat populer di gedung bertingkat, full fresh air justru paling diminati oleh industri obat-obatan dan pangan. Penggunaan 100% fresh air dinilai lebih steril dan bersih daripada mixing air.

Cocok untuk melindungi makanan dan obat-obatan dari kontaminasi udara kotor yang mengandung partikel atau organisme jahat. Setidaknya industri tidak perlu lagi mengkhawatirkan kesterilan produk mereka akibat penggunaan mesin pendingin yang keliru.

Itulah tiga jenis sistem HVAC yang sering kali digunakan pada sistem pengondisian AC di Indonesia khususnya gedung bertingkat atau industri. Setiap model produk memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Anda cukup memilih jenis HVAC yang sesuai dengan kebutuhan ruangan.

 

Oleh: acwahana.com

Berikan Penilaian