Dampak Penggunaan AC Pada Ruangan Bayi

No ratings yet.

Perusahaan Kontraktor AC di Indonesia menyediakan banyak AC untuk didistribusikan. Pendistribusian AC ini terkait dengan banyaknya penggunaan AC saat ini. Bisa dibilang hampir setiap kantor, rumah sakit, kampus dan lain-lain saat ini menggunakan AC. Tidak jarang, sekarang juga sudah banyak masyarakat rumahan yang juga menggunakan AC. Namun apakah AC juga aman untuk seluruh anggota keluarga? Bagaimana pengaruh AC terhadap bayi?

Dampak AC jika dipasang pada ruangan bayi

Dengan banyaknya pengguna AC saat ini, tentu saja banyak distributor AC Indonesia yang siap menjual produk-produknya. Sebagian produk AC ini juga digunakan oleh masyarakat umum di rumah-rumah. AC memang dikenal bagus dalam melancarkan sirkulasi udara di dalam ruangan sehingga udara di dalam ruangan tidak panas dan pengap.

Namun bagaimana dengan bayi? Berikut beberapa dampak penggunaan AC jika dipasang pada ruangan/ kamar bayi:

  1. Membuat bayi kedinginan

Salah satu dampak yang bisa menimpa bayi adalah kedinginan. Suhu yang terlalu dingin tentu sangat tidak baik untuk bayi dan anak-anak. Suhu yang dingin akan membuat mereka kedinginan dan menjadi kurang sehat. Selain mengatur penggunaan dan suhu AC, pastikan Anda memilih kontraktor AC terpercaya untuk produk AC di rumah. Suhu yang terlampau dingin juga tidak baik untuk kita yang terbiasa hidup pada suhu yang normal dan cenderung panas.

  1. Bisa menyebarkan debu

Hal buruk lain yang bisa terjadi pada bayi adalah terkena debu dari AC. Debu dari AC bisa semakin banyak dan menyebar apabila AC tidak sering dibersihkan. Debu dapat berkumpul pada bagian AC dan menyebar. Debu dengan ukuran partikel yang sangat kecil tidak bisa dilihat oleh mata namun bisa terhirup. Ini tentu sangat berbahaya untuk anak atau bayi dengan daya tahan tubuh yang masih lemah. Kontraktor AC biasanya menyediakan layanan atau informasi untuk menghubungi layanan jasa service AC. Lakukan service AC secara rutin dan teratur.

  1. Dapat menyebabkan gangguan pernafasan

Dampak buruk yang bisa dialami oleh bayi adalah gangguan pernafasan. Gangguan pernafasan bisa terjadi pada bayi yang sensitive. Lebih baik memastikan dahulu kondisi anak atau bayi kita apakah sensitif atau tidak. Apabila kondisi sensitif, penggunaan AC bisa menyebabkan gangguan pernafasan. Gangguan pernafasan juga bisa menyebabkan penyakit lainnya seperti batuk pada bayi.

Pada umumnya AC bisa membuat udara semakin segar dengan sirkulasi yang teratur. Kerja dan aktivitas juga bisa menjadi lebih nyaman, namun kita perlu waspada pada kondisi dan keadaan bayi yang belum tentu seprima orang dewasa. Pastikan juga memilih distributor AC yang menyediakan jasa layanan call centre agar Anda bisa berkonsultasi terkait produk AC dan cara mengaturnya yang aman bagi kesehatan bayi atau anak-anak.

oleh: acwahana.com

Berikan Penilaian