Pelajari Kenapa AC Bocor dan Cara Pencegahannya

No ratings yet.

Kontraktor AC memiliki banyak teknisi AC handal yang berpengalaman di bidangnya, termasuk teknisi yang ahli mengatasi masalah kebocoran AC. Kebocoran AC bisa terjadi karena berbagai alasan, bukan hanya terjadi karena jarang diservice. Sudah menjadi tugas pokok kontraktor untuk mengatasi persoalan ini. Sebelum melakukan tindakan perbaikan, para teknisi akan mencari penyebab utama AC bocor. Setelah ditemukan, baru AC diperbaiki dengan menambal kerusakan tersebut.

Alasan Kenapa AC Bocor dan Cara Pencegahannya

Pengguna yang menemukan ada masalah pada AC-nya tentu tidak akan membiarkan masalah tersebut berlarut-larut. Apalagi jika ternyata problem utamanya adalah kebocoran. Berikut ini cara efektif mengatasi AC bocor:

1. AC Tidak Diinstal Ditempat yang Benar

Alasan pertama yang menjadi penyebab AC bocor setiap dinyalakan. Pada umumnya, AC akan dipasang lebih condong ke arah luar dan belakang. Tujuannya agar air hasil pendinginan bisa dialirkan dengan mudah pada media pembuangan. Namun bila pengguna memilih untuk instalasi AC di lokasi yang kurang tepat, tidak menutup kemungkinan air terus menetes dan membanjiri area di bawahnya. Solusi utama yang bisa dilakukan, tentu saja memanggil jasa teknisi.

2. AC Tidak Divakum Ketika Diinstalasi

Ketika deal dengan staf retail AC untuk membeli AC model terbaru, pengguna ingin AC langsung dipasang saat itu juga. Sayangnya proses instalasi yang keliru bisa menyebabkan AC mengalami kebocoran di masa depan. Terutama bila AC tidak divakum lebih dahulu. Proses vakum ini penting untuk membuang udara yang ada pada kompresor, teknisi yang sudah berpengalaman memahami dengan baik kondisi ini. Sisa-sisa udara yang ada pada AC bisa menyebabkan korosi atau jamur.

3. Jarang Diservice

Jangan langsung memanggil teknisi dari AC spesialis bila ternyata alasan AC bocor karena jarang dibersihkan. Maintenance AC wajib dilakukan untuk mengetahui kondisi dari tiap komponen AC. Meskipun dari luar tampak baik-baik saja, siapa yang bisa menjamin dalamnya bagus. Usahakan untuk melakukan pengecekan secara berkala dan membersihkan AC minimal 4-5 bulan sekali.

4. Usia Pipa yang Sudah Terlalu Tua

Alasan terakhir karena usia pipa yang sudah terlalu tua sehingga tidak mampu bekerja secara optimal. Pipa yang mulai menunjukkan gejala rusak memang sudah sepatutnya diganti dengan yang baru. Selain melihat kondisi pipa, disarankan untuk melihat kondisi spare part lainnya. Bila ada spare part yang sudah usang dan tidak bisa dipakai, persiapkan untuk diganti. Di toko retail resmi tentunya ada banyak spare part baru yang bisa dibeli.

Ternyata alasan AC bocor itu sangat bervariasi, jadi tugas kontraktor AC pun tidak mudah. Saat memperbaiki kerusakan pada AC, kontraktor akan mengacu pada SOP dan penyebab problem yang ditemukan. Namun tentu saja akan lebih baik mencegah kebocoran dengan melakukan tips di atas.

 

Oleh: acwahana.com

Berikan Penilaian