Perbedaan Masing-masing Fungsi AC Ducting HVAC

No ratings yet.

Ketika membeli AC ducting HVAC, apakah Anda memahami sepenuhnya apa fungsi dan sistem kerja perangkat? Sebagai penyejuk udara, ducting HVAC memiliki tiga fungsi yang berbeda-beda. Ketiganya memiliki kekurangan dan kelebihan yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.

Fungsi AC Ducting HVAC

Untuk memenuhi kebutuhan penggunanya, perusahaan AC memperkenalkan beberapa fungsi ducting HVAC. Simak perbedaan masing-masing fungsinya berikut ini:

  1. Fresh Air

Udara segar yang berasal dari luar dimasukkan ke dalam ruangan itulah fungsi fresh air pada ducting AC. Otomatis, udara yang ada di dalam ruangan terdiri dari 100% udara segar. Jenis udara yang sangat cocok untuk memenuhi kebutuhan sterilisasi makanan maupun obat-obatan.

Sehingga tidak terkontaminasi dari mikroorganisme jahat yang dapat mempengaruhi kualitas dan mutu produk sebelum dikemas dan didistribusikan pada pelanggan.

  1. Supply Air

Fungsi ducting AC HVAC lainnya untuk menyalurkan udara dingin menuju ruangan yang lebih dingin.  Tidak hanya mengubah ruangan yang bersuhu tinggi menjadi lebih dingin, suplai air juga mendistribusikan udara sejuk secara merata. Sehingga tidak ada ruangan yang terlewatkan.

Kondisi ini dibutuhkan terutama oleh industri. Coba bayangkan jika Anda lupa mendinginkan sebuah ruangan yang di dalamnya berisi banyak bahan makanan dan obat-obatan?

  1. Exhaust Air

Mengeluarkan udara panas dan menggantinya dengan udara dingin merupakan fungsi pokok penyejuk ruangan. Fungsi tersebut bisa Anda temukan pada exhaust air. Dengan pengaturan seperti ini, exhaust air membantu mengusir hawa panas secara optimal dan bertahap.

Sistem kerja ducting AC

Sebelumnya telah dijelaskan variasi fungsi ducting HVAC. Kali ini kami akan menjelaskan bagaimana sistem kerja ducting AC hingga berhasil mengalirkan udara dingin pada setiap ruangan yang ada di gedung bangunan.

Ducting AC menggunakan sistem kerja sentralisasi di mana proses pengaliran udara sejuk dikontrol dari titik center yang telah ditentukan sebelumnya. Melihat sistem kerja tersebut, mayoritas pengguna jasa pemasangan AC ducting di antaranya adalah gedung bertingkat dan industri.

Selain memudahkan instalasi, sistem sentralisasi juga jauh lebih ekonomis. Anda tidak perlu membayar biaya instalasi mahal sebagaimana pemasangan AC biasa. Satu-satunya kekurangan sistem ini adalah pengaturan suhu yang kurang fleksibel.

Suhu udara akan diistal secara langsung dari titik pusat, tidak bisa diubah dari setiap ruangan. Pengguna ducting AC wajib memahami pengaturan pipa penyalur sehingga dapat mengatur kebutuhan tiap ruangan dengan baik dan benar.

Setelah menyimak dua penjelasan di atas, apakah Anda masih bingung dengan ducting HVAC? AC jenis ini mungkin tidak umum untuk masyarakat awam karena tidak diinstalasi untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Jangkauan terlalu luas terlebih jika rumah Anda ukurannya sangat minimalis, sudah cukup dengan AC biasa.

Tapi jika Anda berencana untuk membangun gedung perkantoran, gedung bertingkat atau industri. Memahami cara kerja AC ducting HVAC berikut fungsinya merupakan hal mutlak.

 

Oleh: acwahana.com

Berikan Penilaian