Tips Menghitung Biaya Listrik AC Inverter Agar Tagihan Tak Membengkak

No ratings yet.

Menggunakan AC inverter artinya sudah siap untuk menambah kuota biaya tagihan listrik dan mencari tahu berbagai tips menghitung biaya listrik AC inverter. Berbeda dengan televisi atau mesin cuci yang hanya dinyalakan sesekali, AC inverter biasa digunakan setiap hari. Padalah pemakaian listrik yang terus menerus membuat tagihan semakin lama semakin membengkak.

Tips menghitung biaya listrik AC inverter

  1. Perhatikan Luas Ruangan

Dalam rumah minimalis, jumlah AC inverter yang di install mungkin jauh lebih sedikit daripada rumah dua lantai atau rumah mewah. Menyesuaikan luas ruangan sebelum memasang AC inverter merupakan hal penting, karena akan mempengaruhi suhu ruangan.

Kapasitas AC diukur berdasarkan pada PK (Paard Kracht) dan PK berhubungan erat dengan luas ruangan serta BTU (British Thermal Unit). Semakin luas ruangan yang ingin Anda pasangi AC artinya semakin besar pula BTU dan PK yang dibutuhkan.

  1. Membedakan AC Konvensional dan AC Inverter

Dari sekian banyak jenis AC, menggunakan AC inverter merupakan cara menghemat listrik AC terbaik. AC inverter menerapkan teknologi yang dapat mengelola penggunaan daya listrik agar disesuaikan dengan kebutuhan alias lebih hemat. Cocok digunakan oleh kebutuhan rumah tangga maupun perkantoran dan fasilitas umum lainnya.

berbalikan dengan AC konvensional yang bekerja dengan mengikuti perubahan suhu ruangan. Contohnya saat ruangan suhunya 25 derajat Celcius, AC konvensional merasa suhu tersebut sudah cukup dingin sehingga sistem berhenti seketika. Namun, saat suhu kembali naik AC konvensional akan kembali menyala dan bekerja mendinginkan ruangan.

Padahal pemutusan daya secara mendadak dan sistem naik turun AC konvensional membuat listrik menjadi lebih boros. Sementara AC inverter bekerja dengan cara menurunkan kecepatan kompresor. AC tidak berhenti sebagaimana AC konvensional sehingga daya listrik tidak terputus-putus yang justru menghasilkan pemborosan daya.

  1. Perhitungan Tagihan Listrik AC

Anda yang menggunakan AC tentu membutuhkan edukasi tentang cara menghitung tagihan listrik AC split atau jenis AC lainnya? Sebagai contoh, misalnya Anda menggunakan AC konvensional yang memerlukan daya listrik sebesar 819 watt maka biaya listrik yang harus dibayarkan sebesar Rp 451.400.

Tidak sama jika AC yang Anda pasang adalah AC inverter dengan daya listrik 540 watt. Tagihan listrik yang dibebankan ternyata jauh lebih murah sekitar Rp 297.626. Menariknya, dua tagihan listrik tersebut memiliki jangka waktu sama. Namun memiliki perbedaan yang sangat besar.

Secara logika, menggunakan 2 unit AC inverter di rumah jauh lebih hemat daripada menggunakan AC konvensional. Di Indonesia, brand AC inverter sangat beragam. Anda bisa pilih salah satu brand terbaik dan gunakan AC-nya dengan bijak.

Tidak sulit bukan, memahami tips menghitung biaya listrik AC inverter? Untuk informasi lebih lanjut bisa Anda dapatkan sendiri ketika melakukan instalasi AC inverter. Dengan memperhatikan hal-hal kecil, Anda bisa menghemat pengeluaran listrik di masa depan.

 

Oleh: acwahana.com

Berikan Penilaian