3 Jenis Evaporator AC Chiller Berdasarkan Konstruksinya

editor@acwahana on April 12, 2021

Setidaknya terdapat tiga jenis evaporator AC chiller yang bisa Anda temukan ketika membaca spesifikasi konstruksi mesinnya. Masing-masing evaporator tersebut memiliki fungsi sentral. Dan sudah menjadi bagian utama dari chiller yang tidak bisa terpisahkan. 

Ini dia jenis evaporator AC Chiller berdasarkan konstruksinya

  1. Evaporator Bare

Apakah Anda pernah atau bahkan sering melihat cold storage atau rak air garam? Tidak banyak yang tahu jika dua mesin tersebut menggunakan evaporator jenis bare. Evaporator ini dibuat dari pipa yang sengaja dibuat berbentuk spiral.

Supaya rangkanya tidak mudah lepas, evaporator bare sengaja ditambahkan rangka penguat. Rangka penguat tersebut terlihat dengan jelas terpasang pada dinding ruang pendinginnya.

2. Evaporator Permukaan Datar

Selain evaporator bare, ada juga yang dikenal sebagai evaporator permukaan datar. Metode konstruksi pada sistem AC chiller ini cukup unik. Di mana pipa-pipalah yang sengaja dililit oleh plat.

Di mana saja, Anda bisa menemukan evaporator permukaan datar? Jenis evaporator ini paling sering ditemukan pada contact freezer. Sistem konduksi berpengaruh sangat besar terhadap pemindahan kalor.

3. Evaporator Sirip

Dan terakhir adalah evaporator sirip. Siapa pun yang bekerja sebagai staf jasa pemasangan chiller sangat mengenal model evaporator ini. Evaporator sirip menggunakan logam tipis sebagai material utamanya.

Keberadaan sirip ini membantu memperluas permukaan evaporator agar mudah menyerap kalor sesuai kebutuhannya. Evaporator sirip paling sering ditemukan pada AC atau mesin pendingin ruangan lainnya.

Fungsi atau manfaat evaporator bagi AC Chilller

Ketika dioperasikan, chiller membutuhkan tempat untuk menyerap panas dari berbagai material seperti air, udara dan elemen lainnya. Adalah evaporator yang bekerja untuk menyerap sekaligus melakukan pertukaran panas.

Tahukah Anda jika evaporator memiliki fungsi yang berbanding terbalik dengan condenser. Komponen ini berada persis di antara kompresor dengan pipa kapiler. Dan sebagaimana yang telah dijelaskan pada poin pembasahan sebelumnya.

Evaporator dibuat dari berbagai material berkualitas. Seperti tembaga, kuningan, besi, aluminium maupun baja. Semua material tersebut membuat evaporator mampu bertahan dalam jangka waktu yang lama. Dan tidak mudah rusak meskipun chiller digunakan setiap saat.

Namun, tahukah Anda jika evaporator tidak hanya diklasifikasikan berdasarkan pada bentuk dan konstruksinya saja. Komponen chiller ini juga dikategorikan berdasarkan pada proses atau mekanisme kerja ekspansinya.

Seperti fooleded evaporator atau dry expention evaporator. Karena masuk dalam klasifikasi yang berbeda, kedua evaporator tersebut tentunya memiliki kebutuhan yang berbeda pula.

Bicara tentang chiller tidak pernah ada habisnya. Setelah mengenal apa itu kompresor atau condenser, pengguna diajak untuk mengenali evaporator. Sama seperti dua komponen sebelumnya, evaporator juga dibekali pada chiller.

Tanpa evaporator, chiller justru tidak mampu menunaikan tugasnya sebagai mesin pendingin ruangan. Informasi lainnya mengenai evaporator AC chiller bisa Anda dapatkan pada jasa pemasangan atau servis chiller yang jauh lebih berpengalaman.

Oleh: acwahana.com

×

Hallo!

Klik kontak Whatsapp dibawah untuk chat dengan admin AcWahana

×
preloader