Bagaimana Cara Perawatan Air Chiller yang Benar?

editor@acwahana on March 23, 2021

Melakukan perawatan air chiller bagi beberapa orang bukan hal gampang. Apalagi jika tidak mengerti mesin sama sekali. Namun membiarkan chiller tanpa perawatan juga bukan tindakan bijaksana. Terlebih jika chiller Anda digunakan untuk industri.

Sama seperti merawat benda kesayangan. Rawatlah AC chiller dengan baik dan rutin. Tidak tahu bagaimana caranya? Cukup ikuti panduan mudah berikut.

Beberapa cara perawatan air chiller yang benar

  1. Cek kestabilan arus dan tegangan

Chiller merupakan mesin pendingin yang bekerja memanfaatkan energi listrik. Normalnya, chiller membutuhkan tegangan sebesar 380V untuk bekerja secara optimal. Dengan arus normal 11A-15A.

Ketika mengoperasikan chiller, coba perhatikan tabel arus dan tegangan. Apakah tegangan dan arus listrik yang dipakai sudah cukup stabil? Jika belum stabil, lakukan pengaturan kembali hingga angka arus dan tegangannya tepat.

2. Bersihkan perangkat secara teratur

Cek keseimbangan arus dan tegangan listrik pada chiller merupakan proses perawatan mesin dari dalam. Lakukan maintenance yang sama untuk merawat bodi mesin.

Apa saja komponen AC chiller yang harus dibersihkan? Anda bisa memulai dari pipa, lanjutkan dengan membersihkan fan, filter, kondensor dan sebagainya.

Komponen mesin yang kotor bisa memicu penyumbatan yang mempengaruhi kinerja chiller untuk mendinginkan ruangan. Contohnya kipas chiller yang kotor menyebabkan proses pembuangan panas terganggu. Akibatnya, chiller tidak dapat bekerja dengan efisien seperti biasa.

3. Cek meteran dan kompresor secara rutin

Setelah yakin tegangan dan arus listrik chiller stabil disusul dengan pembersihan perangkat secara menyeluruh. Lanjutkan perawatan dengan checking meteran serta kompresor.

Kompresor merupakan komponen terpenting dalam AC air chiller. Bagian ini adalah jantungnya chiller yang membuat perangkat bekerja dengan stabil atau tidak. Kompresor yang bermasalah akan merusak seluruh mekanisme pendinginan udara.

Sementara meteran berfungsi untuk mengontrol suhu menyesuaikan dengan kebutuhan ruangan. Bayangkan, bila jantung dan pengontrol suhu chiller bermasalah? Selain tidak dapat dinyalakan, chiller bisa saja rusak dan harus digudangkan.

4. Memastikan kondisi AC tetap stabil

Perawatan chiller akan semakin sempurna ketika Anda berhasil memastikan perangkat dalam kondisi sempurna. Di mana pengaturan tekanan tinggi dan rendahnya suhu normal.

Masing-masing chiller menunjukkan standar operasional yang beragam. Untuk mengetahui keadaannya, mintalah teknisi memeriksa seluruh komponen mesin secara teratur.

Ketika menemukan komponen yang rusak, segera perbaiki. Jika tidak memungkinkan, beli spare part terbaru. Sehingga kinerja mesin tetap stabil dan aman untuk digunakan. Baik dalam jangka waktu pendek maupun jangka panjang.

Itulah beberapa proses perawatan yang harus Anda lakukan demi menjaga kualitas dan umur chiller. Meskipun terasa sulit dan merepotkan, kegiatan ini tidak bisa Anda hindari.

Pemanfaatan chiller bagi industri jauh lebih krusial daripada penyejuk udara rumah tangga. Lebih baik keluar modal sedikit untuk perawatan air chiller daripada rugi besar karena kekurangan produk bukan?

Oleh: acwahana.com

×

Hallo!

Klik kontak Whatsapp dibawah untuk chat dengan admin AcWahana

×
preloader