Kontraktor AC

Pengadaan dan Instalasi AC Chiller Pada Industri dan Gedung Komersial

editor@acwahana on March 5, 2021

Pemanfaatan dan pengadaan AC chiller banyak dilakukan di industri dan gedung komersial. Pendingin ruangan ini bekerja secara konstan dan agresif mendinginkan ruangan menggunakan sistem water cooled chiller atau air cooled chiller. Lantas, apa sesungguhnya chiller? Dan bagaimana cara kerja mesin tersebut?

Apa itu chiller?

Pabrik atau gedung komersial berbeda dari hunian tempat tinggal yang bisa memanfaatkan udara alami atau kipas angin sebagai pendingin. Jumlah penghuni dan kegiatan yang dilakukan di pabrik jauh lebih intens daripada di rumah. Itulah mengapa penyejuk udara yang digunakan pun harus berkapasitas tinggi, seperti chiller.

Sebagaimana yang disebutkan sebelumnya, chiller memiliki dua kategori sistem yakni water cooled chiller yang memanfaatkan air sebagai pendingin udara. Kedua adalah air cooled chiller yang berbasis udara.

Perangkat ini mendinginkan cairan dengan cara menghilangkan panas yang menguap di udara. Sehingga udara yang berhembus ke ruangan adalah udara dingin. Sistem chiller menghasilkan udara dingin berskala besar, itulah mengapa produk ini paling sering digunakan di pabrik atau gedung komersial lainnya.

Bagaimana prinsip kerjanya?

Cara kerja pendingin udara ini dengan mengarahkan udara pada chiller evaporator. Pada proses pengolahan, air ditransfer ke AHU agar berubah menjadi udara dingin yang selanjutnya dikeluarkan dari mesin ke luar ruangan.

Pengadaan dan instalasi AC chiller

Perangkat pendingin chiller tidak bisa dimanfaatkan dengan baik jika tidak memenuhi settingan perangkat. Contohnya pada water cooled chiller yang membutuhkan cooling tower sebagai salah satu komponennya.

Selain membutuhkan sistem cooling tower, perangkat pendingin juga membutuhkan perpipaan agar distribusi udara berjalan dengan lancar. Berikut ini sistem perpipaan yang dibutuhkan untuk instalasi chiller:

  • Pertama adalah open system. Pada proses ini, udara dingin akan dihubungkan bersama-sama dengan udara atmosfer.
  • Selanjutnya adalah closed system di mana udara tidak akan terkoneksi secara langsung dengan udara atmosfer. Udara atmosfer selanjutnya akan ditampung dengan aman pada tangki ekspansi.

Selain mempelajari bagaimana prinsip kerja chiller, beberapa orang juga tertarik untuk mempelajari sistem resirkulasi air. Sistem ini juga dibagi menjadi dua yakni:

  1. Reverse Return Piping

Merupakan beberapa pipa yang panjangnya sengaja dibuat sama. Bertujuan untuk mempermudah proses pengelolaan aliran air meski perangkatnya terpisah-pisah.

2. Pipa Langsung

Sistem perpipaan ini memiliki banyak sekali fungsi mulai dari menyegarkan udara, menukar kalor hingga mempertajam fungsi AHU dan FCU. Agar pipa langsung bisa berjalan dengan baik, pipa akan dilengkapi dengan valve balancing. Berbeda dengan reverse return piping, pipa yang satu ini ukurannya sedikit lebih pendek.

Pembahasan tentang chiller memang bukan pembahasan mudah. Umumnya hanya mereka yang memahami mesin AC saja yang bisa berkomunikasi dengan baik perihal problem ini.

Dengan menyimak pembahasan sederhana di atas, semoga Anda bisa lebih memahami prinsip kerja maupun definisi dari AC chiller.

Oleh: acwahana.com

×

Hallo!

Klik kontak Whatsapp dibawah untuk chat dengan admin AcWahana

×
preloader